Ads 368x60px

SEMANGAT MENULIS KATA

Kamis, November 01, 2012

INSPIRASI USAHA??


 Memulai usaha memanglah tidak mudah, sebagian orang banyak berfikir-dan berfikir. Ruang berfikir hanya dimulai dengan berkutat pada bagiamana memulai usaha, bagaimana mengembangkan usaha, bagaimana menjalankan usaha dan masih bagaimana-bagaimana yang lain.

Ini ada kisah, tapi walau kisah ini hanya fiktif, semoga dapat mengisnpirasi bagi anda yang ingin memulai usaha. Setidaknya bisa mencambuk anda agar lebih cepat berlari dalam memulai usaha.

Begini kisahnya. Ada sepasang laki-laki dan perempuan yang telah melangsungkan pernikahan. Setelah resepsi pernikahan usai dan para undangan telah pulang pergi meninggalkan tempat resepsi, maka sepasang pengantin itu memasuki kamar pengantin yang sudah disediakan.

Saat memasuki kamar pengantin, sepasang pengantin tampak malu-malu. Mereka hanya saling pandang satu sama lain. Senyum berbunga diantara keduanya.
Sepasang pengantin ini sebelumnya belum saling mengenal. Artinya hubungan mereka tidak dilator belakangi dengan pacaran seperti kebanyakan pasangan pengantin saat ini.

Setelah melepas pakain pengantin di kamar pengantin, pengantin pria menuju kasur yang sudah disusun rapi. Sedangkan pengantin wanita masih menyibukkan diri di hadapan kaca yang ada di dalam kamar. Pengantin pria itu bingung untuk memulai pembicaraan yang lebih intim. Pengantin pria seperti berfikir dengan bergerak mencari inspirasi untuk memanggil istrinya yang masih berdiam di tempat duduk.
Akhirnya sang pengantin pria itu berucap “dik.. sedang apa? Kesini dong..” pria itu memanggil istrinya dengan tersenyum.

“iya mas sebentar yach… ini masih membetulkan kancing baju dulu” istrinya itu menjawab jawaban suaminya sambil berbalik badan dan menuju ranjang yang telah di tiduri suaminya.

Akhirnya sepasang suami istri itu berdekatan. Suaminya berbaring di kasur sedangkan istrinya duduk dipinggir kasur dekat suaminya membaringkan badanya. “ada apa mas?”Tanya istrinya sambil tersenyum sambil malu-malu kucing.

Suaminya masih bingung, maklum suaminya belum pernah pacaran, sang suami masih terdiam sambil senyum kepada istrinya yang menanyakan dirinya. Setelah agak terdiam sejenak suaminya bertanya kepada istrinya “dik… bolehkah mas pegang tangan adik?” sang suami tersenyum sambil memeluk bantal dan tangannya disilangkan di hadapannya.

Sang istrinya pun menjawab sambil tersenyum kepada suaminya, mukanya memerah “iya mas boleh… kita kan sudah bersuami istri” tanpa komando tangan suaminya pun memegan tangan istrinya yang masih terduduk disampingnya. Dielus-elusnya tangan istrinya, istrinya masih tersenyum malu-malu sambil memandangi suaminya.
“dik…” suaminya mendekatkan tubuhnya ke istrinya “ iya mas” istrinya menggerakkan kepalanya menghadap ke wajah suaminya yang dibelakanginya.
“boleh tidak mas membelai rambut adik” tampa babibu lagi istrinya langsung menjawab, “boleh mas… kita kan sudah bersuami istri” tangan kanan sang suami pun langsung membelai rambut istrinya yang sepanjang bahu. Sedangkan tangan kirinya masih memegangi tangan istrinya.

Saat membelai rambut istrinya, pikiran sang suami menggelora dan segera ingin memulai adegan yang lebih seru, tapi istrinya masih tersenyum sipu dihadapan suaminya.

“ dik..” panggil suaminya dengan suara merayu
“ iya mas..” masih tersenyum sipu istrinya menjawab suaminya.

Pikiran suaminya bertambah panas, dalam pikirannya bergejolak untuk segera memulai

“ bolahkan mas mencium pipi adik dan....?” sang suami kaget, belum sempat melajutkan perkataanya tiba-tiba...

Istrinya berdiri, tangannya di cabut dari belaian tangan suaminya dan sambil berdiri, mukanya merah padam.

Suara “PLAK…” tanpa di duga dan dikira suaminya, ternyata istrinya mendaratkan tamparan di pipi suaminya. Suaminya kaget bukan kepalang.

“mas….” Suara istrinya agak keras “adik ini sudah menjadi istri mas yang sah, jadi mas sudah sah untuk memperlakukan adik ini sebagai istri mas, tidak usah pakai Tanya lagi mas.. “ istrinya kesal dengan dengan berbagai pertanyaan suaminya, padahal sang istri menunggu action dari sang suami, tapi sang suami banyak bertanya untuk memulai adegan suami istri. gairah istri sirna..

“udah hilang mas gairah saya, tadinya adik sudah senang, dan ingin segera action saat mas ingin memulai bercinta, tapi mas banyak bertanya, ya udah kita tidur aja...!!!, sudah sana minggir, adik udah capek, adik mau tidur…!” istrinya merebut guling yang diapit suaminya dengan kakinya dan menyilangkan diantara keduanya. Suaminya mengelus-elus pipinya yang habis di tampar istrinya.

Itulah kisah suami yang talk only alias no action talk only (NATO) banyak pertanyaan yang di lontarkan untuk memulai bercinta tapi berakhir kepada kekecewaan.
Begitulah yang dapat menggambarkan seorang pengusaha pemula. Banyak teori yang di kumpulkan, banyak pertanyaan yang di lontarkan tapi tidak untuk segera action.

Jika terus bertanya dan bertanya maka usaha tidak akan segera di mulai. Banyak teori yang di pelajari tapi tidak akan segera untuk dimulai usaha yang ada dalam pikirannya. Jurus untuk memulai usaha adalah segeralah memulai dan bergerak mengaplikasikan apa yang adalam pikiran anda. Agar kejadiannya tidak seperti dalam kisah diatas.

Semoga anda berhasil…..
Sukses selalu untuk pengusaha pemula


Tidak ada komentar:

Ada kesalahan di dalam gadget ini
Ada kesalahan di dalam gadget ini